BERFIKIR SEJENAK DEMI MASA DEPAN

April 9, 2007

MESIR NEGERI GUDANG ILMU DAN PERADABAN

Filed under: Arsif PPMI CAIRO — supraptoe @ 12:30 pm

Oleh: Jamaluddin Ahmad Khaliq, MA.

Pendahuluan

Ungkapan yang didengar dari setiap pengunjung negeri Mesir cukup bervariasi, sesuai dengan obyek yang dituju serta latar belakang masing-masing pengunjung. Seorang pecinta sejarah mungkin akan mengatakan “Mesir kaya akan peradaban”, seorang pecinta ilmu akan berkata “Mesir gudang ilmu, seorang yang disiplin mengatakan “Mesir serba tidak teratur”, seorang pemerhati lingkungan akan mengatakan “Mesir Negara yang kotor” dan masih banyak lagi ungkapan yang sering kita dengar dari para pengunjung negeri yang sedang kita jadikan tempat menimba ilmu ini.

Sudah barang tentu negara manapun mempunyai sisi positif di samping hal-hal yang negatif. Mesirpun tak lepas dari dua penilaian ini, banyak hal positif yang bisa kita dapatkan dibumi ful dan tha’miyah ini. Demikian juga banyak hal negatif yang kita jumpai di mana-mana. Namun seorang mu’min harus cerdas dalam menentukan pilihan-pilihan, madu atau racunkah yang akan diambil untuk dibawa pulang ke negeri asal nanti, tentunya pilihan kita diharapkan tidak jauh dari niat pertama meninggalakan kampung halaman ketika berangkat menuju Mesir, yaitu menuntut ilmu dan meningkatkan keimanan kita terhadap Allah Swt.

Untuk menentukan pilihan-pilihan tersebut, perlu kiranya kita mengenal lebih dalam kondisi negeri ini dalam berbagai dimensi, agar pilihan-pilihan kita tidak salah. Hanya saja dalam tulisan ini tidak akan dibicarakan tentang sejarah Mesir dari zaman Fir’aun hingga sekarang secara perinci, karena bisa membuka buku-buku sejarah mesir yang banyak bertebaran di toko-toko buku, disamping menghemat halaman. Hanya kepada Allah kita memohon, semoga selalu mendapatkan taufiq dan hidayah-Nya dalam semua aktivitas kita.
Data singkat negara Mesir
o Nama resmi negara Mesir: Jumhuriyatu Mishr Al’Arabiyyah (Arab Republic of Egypt)
o Kepala Negara: Presiden Muhammad Husni Mubarak (sejak tahun 1981)
o Perdana menteri: Dr. Ahmad Nadzif
o Hari Nasional: 23 juli (hari revolusi)
o Lagu kebangsaan: Bilady, Bilady, Bilady
o Ibu kota: Cairo, kode telefon: 20-2
o Kurs mata uang: $ 1:LE 6,20
o Beda waktu Kairo-Indonesia lebih lambat 5 jam dari waktu Indonesia pada Oktober-April dan 4 jam pada Mei-September.
o Iklim:
o Musim Panas (Shaif): Mei-Juli
o Musim Gugur (Kharif): Agustus-Oktober
o Musim Dingin (Syita’) :November-April
o Musim Semi (Rabi’): Februari-April
o Suhu terendah di Kairo berkisar antara 4-12 derajat celcius, dan pada puncak musim panas mencapai 42 derajat Celcius.
o Maskapai penerbangan: Misr li Thairan (Egypt Air) untuk skala intenasional, dan Sinai Air untuk penerbangan regional.
o Agama: Islam (85%), Kristen Koptik (6%), Yahudi (0,1%), lain-lain (8,9%)
o Makanan pokok: gandum, roti (‘isy), kacang (ful) dan beras.
o Produk pertanian: kapas, gandum, beras, gula, susu, kurma, domba, ayam, dll.
o Industri utama: semen, pupuk, goni, alumunium, gula, besi, baja, produk kapas, kimia.
o Bendera: terdiri dari tiga warna :

Hitam bagian paling bawah, melambangkan bahwa Mesir sebelum revolusi 23 juli 1952 Mesir hidup di bawah penindasan dan penjajahan (era gelap).

Putih di bagian tengah, melambangkan perdamaian dan ketentraman.

Merah di bagian atas, mencerminkan gambaran perlunya pengorbanan, kesungguhan dan darah demi pembangunan, menjaga kehormatan serta kemerdekaan. Di tengah-tengah warna putih terdapat gambar elang yang melambangkan bahwa Mesir dalah negara Arab tulen.
o Provinsi di Mesir:
Negara Mesir terdiri dari 26 provinsi (plus 1 provisi khusus luxor), terbagi menjadi tiga bagian:
• Wajhu’l bahri (belahan utara)
• Wajhu’l Qibli/ al sha’idy (belahan selatan)
• Syibhu jazirah Saina’( provinsi-provinsi di daratan Sinai)
Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia (4161 mil) dan menjadi sumber air paling utama negeri Mesir.

Agama di mesir dan sebelum islam
Pada masa – masa fir’an ( julukan raja – raja mesir kuno )mesir menganut paganisme, menyembah banyak tuhan, sampai masuknya mesihiyyat pada saat romawi menguasai mesir setelah mengalahkan ratu cleopatra ketuju tahun 30 M. Masuknya sebagian penduduk mesir ke dalam agama masihiyat menyebabkan terjadinya penindasan yang tak kunjung padam dari pihak romawi yang menganut paganisme sebelum agama masihiyat menjadi agama resmi imperatur romawi tiga abad kemudian.

Ketika kostantin menjadi imperatur romawi dan masuk agama nasrani pada tahun 337 M. Dia menjadikan agama masehi sebagai agama resmi bagi seluruh orang –orang mesir, dan memaksa seluruh penduduk untuk memeluk agama masehi dan meninggalkan paganisme. Sebenarnya dia hanya menggantikan penyembahan banyak tuhan orang-orang mesir dengan penyembahan banyak tuhan menurut orang – orang masehi. Pemaksaan agama masehi terhadap orang – orang mesir ini di ikuti oleh imperatur-imperatur setelah kostantin, sampai – sampai kaisar theodor pada tahun 389 Masehi memerintahkan untuk menghancurkan seluruh patung-patung tuhan mesir kuno dan tempat – tempat peribadatannya, sedang tempat – tempat peribadatannya yang tidak mudah di hancurkan cukup dirusak tulisan-tulisannya. Akhirnya mesir memeluk agama nasrani, tapi menganut dua mazhab :pertama mazhab mulkani yang dianut oleh para penguasa romawi dan perwakilan-perwakilanya di semua imberatur. Kedua adalah mazhab ya’kubi, yang dianut oleh kelompok – kelompok lain dari penduduk mesir, yang didirikan oleh pendeta (patriarkh)iskandariyah :deosquroes.

Sekitar sembilan tahun wilayah – wilayah romawi banyak yang jatuh ke tangan persi, termasuk mesir , sejak tahun 618 masehi, namun akhirnya romawi berhasil merebut kembali daerah – daerah tersebut, seperti yang di beritakan oleh allah dalam al-qur’an surat ar-Rum ayat :2-5 . selama dalam kekuasaan persi yang menganut agam majusi dengan di bantu oleh orang-orang yahudi , orang – orang kibty penganut nasroni mendapatkan musibah yang dasyat, pembunuhan , penyiksaan, penghancuran gereja-gereja dll.

Setelah imberatur Heraclius berhasil mengalahkan persia, dia berusaha menyatukan mazhab masehi di mesir, dengan mengutus muqauqas menjadi pimpinan keuskupan di iskandariyah dan kepala administrasi umum.namun penduduk mesir menolak usaha penyatuan mazhab masehi mengikuti mazhab penguasa imberatur. Akhirnya jalan yang di tempuh muqauqas adalah dengan dengan menyiksa orang-orang yang yang tidak mau mengikuti mazhab penguasa , pertama-tama dengan menghabisi para pimpinan mazhab ya’qubi. Setelah mengetahui kondisi yang membahayakan itu pendeta benyamin berpesan agar pengikut ya’qubi tetap teguh dalam memegang mazhabnya sampai mati. Binyamin lari ke lembah nathrun, kemudian ke daerah sha’id sampai datang islam. Yang akhirnya di panggil untuk kembali pada masa ‘Amr bin Ash.

Penindasan muqauqas terhadap penduduk qibti berlansung sekitar sepuluh tahun, penindasan tersebut menjauhkan penduduk mesir untuk loyal kepada pemerintahan muqauqas. Terlihat ketika tentera Amr bin Ash masuk mesir, penduduk mesir tidak mau membantui muqauqas menghadapinya, yang akhirnya muqauqas mengadakan perjanjian perdamaian dengan Ame bin Ash. Bahkan orang-orang qibti berbondong-bondong masuk islamyang datang.

Pemerintahan islam di mesir
Mesir berhasil ditundukkan pasukan islam yang dipimpin Amr bin Ash pada hari jum’at tanggal 22 desember tahun 640 H /muharrom tahun 20 H. Tapi imam thobari mengatakan bahwa fathul misr terjadi pada tahun 16 H.kemenangan ini setelah pengepungan benteng sekitar 6 bulan , di sela-selanya sesekali terjadi pertempuran, tapi banyak masa damainya, sampai muqauqas menyerah dan memilih perjanjian damai dan tunduk di bawah pemerintahan islam denga bawah jizyah.

‘Amr bin ‘Ash akhirnya dipilih menjadi amir di Mesir, dan setelah musyawarah dengan khalifah, Fushthath dijadikan ibu kota wilayah Islam di Mesir. Kemudian dibangun mesjid jami’ Fushthath/ jami’ ‘Amr bin ‘Ash. Awwam, Miqdad bin ‘Amr, ‘Ubadah bin Shamit, Abu Darda’, ‘Uqbah bin Amir, Fudhalah bin‘Ubaid, ‘Amr bin ‘Ash , dua anaknya Muhammad dan ‘Abdullah, Maslamah bin Mukhallid dan lainnya. Fushthath merupakan tempat yang strategis, dari Fushthath dapat diawasi dua sisi belahan selatan (qibly) dan utara (bahri), dan dapat diawasi daereha-dareha padang pasir (shahra’) baik dari timur maupun barat.
Ulama besar yang mengajar di masjid ‘Amr bin ‘Ash antara lain: seorang tabi’in Laists bin Sa’d, Imam Abdullah bin Wahb al-Fihri, salah seorang sahabat Imam Malik, Imam Syafi’i, Sulthan al ‘Ulama Izzudin Bin Abdus Salam, Al Muqrizi (muarrikh Mesir terkenal), Ibnu Hajar Al Asqallani, dll.

Pada abad pertama hijriyah, Mesir dipimpin oleh 15 amir, 4 diantara mereka di bawah di bawah khulafurrasyidin di Madinah, dan sisanya di bawah Bani Umayah di Damaskus. Kemudian dilanjutkan oleh para amir pada abad-abad setelahnya secara turun temurun sampai terjadi revolusi di Mesir:
1. Dinasti Thouluniyyah (868-905 M/ 254-292 H)
2. Dinasti Ikhshids (935-969 M/ 323-358 H)
3. Dinasti Fathimiyyah (969-1171 M/ 358-567 H)
4. Dinasti Ayyubiyyah (1171-1250 M/ 648-992 H)
5. Dinasti Mamalik (1250- 1517 M/ 648-922 H)
6. Turki Usmani .(1517-1805 M/ 922-1220 H)
7. Muhammad Ali (1805-1953M/ 1220-1372 H)
Pemimpin-pemimpin Mesir setelah revolusi:
1. Presiden Muhammad Naquib (1953-1954 M)
2. Presiden Gamal Abdul Nashir (1956-1970 M)
3. Presiden Anwar Sadat (1970-1981 M)
4. Presiden Muhammad Husni Mubarak (1981- sekarang)

Politik di mesir

Dalam kanca internasional, mesir merupakan negara yang di hormati dari kawasan timur tengah. Kalau berbicara politik timur tengah, maka mesir tidak bisa dilepaskan, bahkan segi angkatan peran, mesir adalah negara terkuat tentaranya.
Sedang dalam tataran dalam negeri mesir menganut multi partai, partai politik yang diakui di mesir ada 16 partai,6 diantaranya adalah partai besar dan lainnya adalah partai – partai kecil, keenam partai besar tersebut adalah:
Hizbul wathoni al-demokrati atau national democratic party(PND)
Partai ini yang berkuasa di mesir, didirikan oleh alm anwar sadat pada 10 ramadhon 1395 H/Agustus 1978 M sebagai pengembangan partai sosialisme arab mesir (PSAM). NDP menjadi partai besar di bawah kepemimpinan muhamad husni mubarok.

Hizbul ‘amal (labour party)
Partai oposisi ini didirikan pada tahun 1978, sekretaris jendral pertamanya adalah mendiang Mahmud abu wafiah . partai bertujuan untuk menciptakan jalur politik yang menyokong haluan islam yang mendapat tantangan keras dan luas saat itu , yang mengalami kemajuan pesat dibawah pimpinan Ibrahim sukri. Haluan partai ini dimulai dengan sosialis yang kemudian berkoalisi dengan ikhwanul muslimin pada 23November 1987, yang mengakibatkan friksi dan perpecahan dalam tubuh partai antara kelompok islam dan sosialis, kini hizbul ‘amal dibekukan dan surat kabarnya “asy sya’b”dengan motto “islam adalah solusi “ dibrendel.

Partai nasser
Partai inimembawa paham-paham mendiang gamal abdul nashir mantan presiden mesir kedua. Dalam perjalanannya partai ini dengan sekjennya Dhiyauddin dawud tidak mampu merealisasikan kemajuan apapun dalam menarik pendukung dari rakyat mesir.

Partai NPUG ( national progressive unionist grouping)
Berdiri tahun 1976, pada mulanya partai ini menghadapi problem intern dengan 3 front: kelompok nassser dibawah kamaluddin rif’at dan sebagian kelompok tua marxisme dibawah abdurrahman syarqowi serta kelompok muda marxisme .surat kabar yang diterbitkan adalah surat kabar al ahali, yang pernah dibrendel, namun kini terbit kembali. Kini tetapi dipimpin oleh kholid muhyidin dan Dr. Rif’at sa’id sebagai sekjennya.

Hizbul ahrar
Merupakan partai oposisi pertama di mesir, dan surat kabar hariannya “al ahrar” yang terbit pertama pada tahu 1977. partai ini didirikan oleh mustofa kamil murad, sebagai koalisi dari unsur nasionalis, sekuler, dan islam. Setelah meninggalnya mustafa kamil terjadi perpecahan yang luas dalam partai ini, hingga dibekukan oleh komite partai mesir, dan surat kabarnya dibredel , meskipun belakangan terbit kembali.

Hizbul wafd al jadid
Didirikan pada 5 Januari 1978, berdasarkan kesepakatan , dipilihlah Fuad sirajuddin sebagai ketua partai dan ibrohim faraj sebagai sekretaris umum.

Kondisi sosial budaya
Ketika kita melihat dinamika sosial budaya mesir, akan kita jumpai banyak hal yang unik . mesir merupakan negara yang kaya akan sejarah, barangkali laksana bangunan yang sudah tua, atau seorang yang cukup lelah yang ditelan umur. Banyak kita jumpai peninggalan – peninggalan bersejarah dibumi ini, dari masa fir’aun hingga mas pemerintahan islam.
Ajaran islam yang dianut mayoritas penduduk negeri ini semenjak berabad-abad sangat mempengaruhi karakter dan watak masyarakatnya. Meski sisa – sisa perwatakan fir’aun masih terkadang kita jumpai juga dalam dikap sebagian individu dalam masyarakat maupun pemerintahan.
Diakui atau tidak, suasana agamis masih banyak kita rasakan di tengah – tengah masyarakat mesir, kehidupan beragama di masjid –masjid cukup semarak, apalagi kalau bulan romadhon, mulai sholat tarawih , tahajud dan budaya i’tikaf pada sepuluh terkhir bulan ramadhon menjadi pemandangan yang menyejukakan hati. Ghiroh persaudarannya terhadap sesama muslim juga sangat kuat, sebagai contoh kecil, ketika negara kita dilanda krisis ekonomi yang imbasnya sangat kuat sekali terhadap kondisi mahasiswa indonesia di luar negeri, dimesir kususnya , banyak dari para demawan mesir yang memberikan bantuan kepada para mahasiswa kita , baik berupa sembako , uang atau tempat tinggal. Apalagi kalau ada penindasan terhadap saudara-saudara seiman di negeri lain, dengan serentak masyarakat mesir melakukan demostrasi sebagai penolakan dan solidaritas terhadap saudara-saudaranya yang ditindas, seperti peristiwa pembantaian di palestina oleh kekejaman zionis israil, tindakan arogansi amerika terhadap afganistan , irak dan penindasan –penindasan lain terhadap kaum muslimin di belahan dunia.
Kehidupan agamis juga bisa kita saksikan dimana –mana, sampai seorang polisi yang sedang jaga sambil membaca al qur’an, ditengah –tengah bis yang sesak pun kita didengarkan lantunan ayat –ayat allah dikumandangkan juga ucapan salam ,sholawat nabi , dan kalimat –kalimat thoyyibah kita dengarkan di mana-mana , sampai dipasar-pasar yang penuh dengan urusan dunia sekalipun.

Kondisi ekonomi masyarakat mesir yang termasuk rendah, tidak membuat wajah – wajah penduduk menjadi cemberut. Senyum penjual makanan “full” dan “tho’miyyah”memberi rasa tersendiri bagi makanan yang di jualnya, yang tidak tidak jarang mereka bercanda
Dengan kita, hanya kita terkadang merasa jenkel dengan canda – canda mereka. Barangkali sifat qona’ah yang ditanamkan oleh islam meninggalkan bekas yang kentak dalam kehidupan masyarakat mesir. Kalau tidak, mungkin banyak kita lihat orang stres di negeri ini. Betapa tidak , kemiskinan , ketidak teraturan lalulintas , pemerintah yang tidak segan –segan memenjarakan penduduknya dan masih banyak lagi kondisi yang dapat mendorong orang menjadi stres, tapi itu tidak terjadi di negri ini.

Termasuk ajaran islam juga, msyarakat mesir memiliki sifat lapang dada, tidak pendendam, ketika terjadi cek cok misalnya yang tidak jarang terjadi perang mulut, setelah itu habis begitu aja. Atau ketika seprang bersalah kepada temannya, dia cukup bilang ma’alyis selesai masalah. Tetepi ada juga sebagaian mereka yang banyak bicara
Suka marah dan mencela, sikap puas, bangga dan memuja keadaan yang ada sehingga muncul ungkapan seperti Misr ummu dunya dan sejenisnya barangkali ini sisa –sisa peninggalan fir’aun.
Budaya berbicara dan tulis – menulis sangat maju dimesir, terbukti dengan banyaknya buku baru yang terbit dalam waktu yang cukup berdekatan. Lebih – lebih saat pameran buku internasional yang digelar setiap tahun sekali. Kita dapat memilih buku dari berbagai penerbitditimur tengah ini . maktabah mesir sangat berjamur. Dikairo saja kalau mau mengunjungi semua bisa memakan waktu dan tenaga yang cukup banyak mulai dari maktabah – maktabah di daaaerah di sekitar masjid al-azhar dan husen, maktabah-maktabah didaerah syari’ jumhuriyah dan sekitarnya . ada juga maktabah yang khusus untuk baca, seperti maktabah – maktabah yang ada di setiap fakultas di unuversitas- universitas , maktabah umum al-azhar yang berada didekat gedung masyikhotul al azhar, darrasah , maktabah darul kutub al-illmiyah , maktabah kubro , maktabah IIT , maktabah bank faisol di H7, dll. Belum lagi maktabah –maktabah pribadi yang diperuntukkan siapa saja yang mau membaca , seperi maktabah di dar malak , maktabah doktor rif’at di H7 . di daerah pun tidak sedikit maktabah –maktabah yang bisa kita kunjungi , seperti maktabah nasional di iskandariyah , dan maktabah – maktabah lain diprovinsi – provinsi

Berbagai jenis media mas kita jumpai di mesir ini mulai yang berorentasi keislaman , nasionalis maupun yang lainnya. Koran al ahrom merupakan koran nasional yang menjadi corong pemerintahan mesir, di samping koran –koran partai –partai oposisi seperti afaq ‘Arabiyyah ( yang banyak menyuarakan ide-ide keislaman secara kental), koran Ahrar, Al Wafd dan koran-koran yang diterbitkan oleh partai –partai politik di mesir maupun lembaga –lembaga lain. Sedang korang-koran keislaman ,seperti “shoutul al azhar ” (terbitan lembaga al azhar ), Aqidati, Al Liwa’ Al islami, dll. Di samping koran , banyak majalah – majalah yang beredar di mesir baik terbitan dalam negeri maupun luar negeri , seperti majalah al azhar , la muslim al mu’ashir, al manar al jadid, majalah dirosat al islamiyah, al – wa’yu al-islami, al-iqtishod al-islami, al-arisalah al-zuhur, al-quds,al-mukhtar al-islami ,Ruz al-yasuf(majalah kelompok sekuleris), dan masih banyak lagi.
Di mesir kita jumpai banyak ulam’ yang kaliber internasional, ulama’yang tawhadu’ dan ikhlas yang mengajarkan ilmunya kepada para penuntut ilmu. Namun anehnya tingkat buta huruf di mesir masih tetap tinggi. Kontrakdiksi serupa dapat kita saksikan pula pada aspek-aspek kehidupan lain seperti budaya prang –orang kaya yang gemar kendaraan impor muthakir. Sementara di sisilain masih ada saja orang miskin di kota yang mengendarahi keledai.
Ada juga hal-hal yang seharusnya yang terjadi di negara yang kuat keislamannya seperti mesir ini, seperti masalah kebersihan yang tidak diperhatika, tidak ada kedislipinan lalulintas, administrasi semrawut, dan kondisi-kondisi lain yang aneh. Maka tidak jarang , dalam urusan –urusan administrasi , seorang capek-capek antri dalam waktu yang lama, ketika tiba gilirannya dibilang bukroh(besok), atau nisfu saah (setangah jam lagi) sehingga dibutuhkan satu kesabaran yang tinggi dalam urusan –urusanm di negeri ini. Tapi bila kita pandai melobi (mujamalah ), biasanya urusan menjadi lebih gampang beres, sehingga kita perlu juga mempelajari bahasa pasaran(‘amiyah) agar dapat mudah berinteraksi dengan orang mesir, khususnya ketika kita pinya urusan dengan mereka
Sedang dari segi keamanan , mesir relatif aman ,dan prosentase kriminalitas pun cukup rendah kalau dikomprasikan dengan negara kita.

Sejarah singkat al-Azhar ( kiblat keilmuan dunia islam)
Berbicara tentang mesir tidak bisa terlepas dari al-Azhar, sebuah benteng keilmuan tempat para santri dari berbagai penjuru dunia menuntut ilmu . karena tingginya kedudukan al-Azhar di mata uamat islam, tidak mengherankan kalau orang menyebutnya dengan qiblatul ilmi. Sejarah telah mencatat betapa besar peranan al-Azhar dalam menjaga kemurnian ilmu-ilmu islam . bahkan tidak terbatas peranyan dalam bidang keilmuan lainnya, seperti dimensi sosial dan politik. Terbukti ketika para imperealis menginjakkan kakinya dio bumi mesirdan belahan dunia islam lainnya , para ulama al-azhar berada di garis depan dalam mengobarkan semangat umat islam untuk berjihad melawan arogansi kaum kolonial , bahkan masjid al-Azhar menjadi markas penggemblengan para mujahidin saat itu.
Jami’ al-Azhar didirikan bersamaan dengan masuknya kekuasaan fathimiyah di kairo, pembangunan jami’ al-Azhar memakan waktu kurang lebih dua tahun, yang kemudian dibuka secara resmi oleh jauhar al-shiqilli ( seorang panglima perang daulah fathimiyah) dengan sholat jum’at pada tanggal 7 ramadhon 361 H /21 juni 972 M.sedang al-mu’iz lidnillah baru datang dari maroko masuk kairo setahun kemudian dari tanggal dibukanya jami’ al-Azhar secara resmi.
Sebagai mana tradisi, ketika suatu kota dibuka, didirikanlah sebuah jami’ yang namanya dinisbatkan kepada kota tersebut, demikian halnya al-Azhar , nama jami’ ini pertama-tama adalah al-qohiroh. Konon ketika jauhar Al-shiqillidatang dia namakan kota yang diduduki dengan al-mansuriyah, kemudian saat al-mu’iz lidinillah datang tahun 362 H. Dirubah namanya menjadi qohiroh . namun ada riwayat lain mengatakan bahwa yang menamakan al-qohiroh adalah al-jauhar al –shiqilli. Terlepas dari siapa yang memberi nama al-qohiroh , jami’ al Azhar dikenal dengan nama jami’ al-qahiroh pada awal –awal kekuasaan fathimiyah di mesir, dan ketika banyak jami’ lain dibangun, maka dipilihlah nama jami’ al-Azhar yang kita kenal sampai sekarang.
Jami’ al-Azhar mempunyai penghargaaan tersendiri dari para khalifah fathimiyyah, mereka ingin menjadikannya markas penyebaran faham syi’ah. Suatu saat abu faraj ya’qub ibnu kals ( mentri mu’is lidinillah yang kemudian menjadi menteri anaknya al-Aziz) mengusulkan kepada al-Aziz untuk mengumpulkan para fuqoha’ dan menggajinya untuk mengadakan halakoh pengajaran di jami’ al-Azhar. Akhirnya al-Aziz mengabulkan usulan tersebut dan memilih tiga puluh fuqaha’ untuk mengajar di jami’ al-Azhar serta membangunkan rumah bagi mereka disekitar al-Azhar dari sinilah dimulai pengajaran di jami’ al-Azhar.
Dalam belantika dunia keilmuan , al-Azhar merupakan universitas tertua, tidak hanya di dunia islam , namun diseluruh dunia . karena universitas-universitas di Amerika dan eropa baru didirikan dua abad setelah didirikanya al-Azhar , seperti universitas paris didirikan pada abad ke-12 Masehi, universitas oxford di inggris pada abad ke-13, demikian juga universitas – universitas Eropa lainnya. Universitas yang mengimbangi al-Azhar dari sejarah Adalah universitas qarawain di kota fas, maroko. Bahkan ada yang mengatakan bahwa jami’ Al-qarawain adalah universitas tertua di dunia, karena pengajarannya sudah bermula sejak didirikannya yaitu sejak tahun 245 H / 859 M. Dan sampai sekarang masih eksis. Ketika maroko merdeka tahun 1956 M. Jami’ al-qarawain ditetapkan menjadi universitas yang terdiri dari tiga fakultas : fakultas sastra , syari’ah , dan ilmu pengetahuan umum.kalupun jami’ al-Qarawain adalah universitas tertua di dunia, tapi al-Azhar merupakan universitas pertama yang para pengajarnya didanahi oleh negara. Posisi mesir yang setrategis ditengah dunia islam , menjadikan al-Azhar tempat tujuan menimba ilmu agama dari para masyayikhnya, hanya saja tingginya kedudukan al-Azhar bukan karena tertua atau tidaknya, tapi karena besar peran yang dijalankan selama eksisnya dalam menjaga kemurnian ilmu-ilmu agama, peradaban islam dan bahasa arab sebagai bahasa al qur’an dan sunnah rosul-nya saw. Seperti yang disebutkan oleh muhammad kamal al-sayid muhamad dalam bukunya al-Azhar jami’ah wa jami’ah Au mishr fi alfi am.
Dalam kekuasan daulah fathimiyah jami’ al-Azhar mengalami beberapa kali renovasi , seperti pada masa al hakim biamrillah. Al- mustanshir billah, dan al-hafiz lidinillah. Terlihat hingga sekarang hasil renovasi yang dilakukan oleh al-hafiz lidinillah dengan peninggalan qubah yang dihiasi dengan tulisan ayat-ayat Al-qur’an dengan khath kufi dan bermacam-macam hiasan yang indah.
Kekuasaan khilafah fathimiyah berakhir dengan khilafahnya al-‘Adhid lidinillah. Setelah meninggalnya kholifah al-‘Adhid lidinillah tahun 567 H/ 12 september 1171 M, sholahundin al-Ayyubi( wajirnya )memegang tampuk kekuasaan mesir. Dari sinilah berakhir kekuasaan fathimiyah di mesir dan keluarga Ayyubiyin mulai berkuasa . pada masa sholahuddin, mazhab syi’ah dihapus dari mesir dan di ganti dengan mazhab sunni. Dalam rangka menghilangkan syi’ar-syi’ar syi’ah, sholahuddin mengikuti fatwa qodhinya yang bermazhab safi’i bahwa tidak boleh ada dua kutbah / sholat jum’at di dua masjid pada satu kpots , sehingga kutbah shoplat jum’at ditiadakan dijami’ al-Azhar dan cukup dengan kutbah /sholat jum’at di jami’ al-anwar. Karena fatwa ini , jami’ al-Azhar tidak dipakai sholat jum’at kurang lebih selam seratus tahun, dan baru digunakan sholat jum’at lagi ketika masa sultan al-Dzahir bebers ( masa mamalik dimesir). Sholahuddin disamping meniadakan sholat jum’at di jami’ al-Zahar , dia dan penguasa-penguasa setelahnya mendirikan sekolah –sekolah al-ayyubiyah sebagai pengganti jami’ al-Azhar untuk mengajarkan mazhab-mazhab ahli sunnsh . meskipun demikian jami’ al-Azhar tetap digunakan sebagai tempat pengajaran oleh para ulama , seperti ibnu al faridh, abdul latif al- bagdadi dan ulama lain , seperti tersebut bahwa tidak terfokus dalam ilmu-ilmu agama saja, tetapi meliputi juga ilmu kedokteran dan ilmu pengetahuan umum lainnya.
Pada masa mamalik , khususnya masa raja al-dzahir bebers , jami’ al-Azhar mulai digunakan sholat jum’at lagi serta menjadi pusat pengajaran berbagai ilmu seperti pada masa – masa daulah fathimiyah dahulu, bahkan menjadi pusat keilmuan teramai di seluruh dunia islam. Ada dua faktor yang menjadikan jami’ al-Azhar sebagai pusat keilmuan teramai saat itu.
-Ekpansi yang dilakukan oleh tartar hingga menahlukkan khilafah Abbasiyyah di bagdad dan khilafah abbasiyyah dipindahkan ke mesir mulai tahun 660 H. Hingga tahun 923 H awal khilafah utsmaniyyah di turki akhibat serangan tartar , banyak ulama’ muslim dari timur hijrah kemesir yang dipimpin oleh raja mesir sultan al-Mudzofar quthus.
-umat islam di andalus ditindas oleh orang – orang eropa , hingga banyak ulama dunia islam bagian barat hijrah ke timur dengan tujuan kota kairo juga.
Dua hal inilah diantara faktor penyebab al-Azhar menjadi menara keilmuan dunia islam saat itu. Dari situlah para ulama dan poenuntut ilmu berduyun-duyun dari berbagai penjuru menuju al-Azhar untuk mengembangkan maupun menimba ilmu. Disamping ilmu-ilmu agama dan bahasa , dipelajari juga di al-Azhar ilmu-ilmu ekssakta, seperti matematika falak , ilmu pengetahuan , kimia kedokteran ,logika , sejarah dan ilmu-ilmu lain. Diantara ulama-ulama yang terkenal mengajardi alAzhar adalah ibnu khaldun, imam ibnu hajar al ‘Asqalani,imam abdul wahhab sya’roni , imam kamaluddin al –Damiri,dan ulama ulama lain. Pada masa mamalik sudah di kenal ruwaq di jami’ al-Azhar tempat mukim orang –orang dari daerah-daerah bahkan luar mesir. Namun tidak sebanyak ruwaq pada masa ustmaniyyah , sampai ada 37 ruwaq jawa, tempat mukim orang –orang dari indonesia dan sekitarnya.
Ketika masa kholifah utsmaniyyah , kondisi keilmuan di al-Azhar mengalami kemunduran yang drastis, kerena pada masa itu ilmu-ilmu matematika , fisika,dan ilmu-ilmu aksakta lain tidak dipelajari lagi. Kecuali yang berkaitan dengan penghitungan dalam ilmu faraidh dan penentuan waktu sholat dan awal bulan. Meskipun al-Azhar mengalami pembangunan secara besar-besaran dari segi fisik pada saat pemerintahan abdurrahman kadkha, gubenur perwakilan dari khilafah utsmaniyyah di mesir, namun kemunduran dari segi keilmuaan tetap berlangsung . dan pada tahun 1869 M. Datang jamaluddin al-Afghoni ke mesir dan mengajar dial-Azhar. Disela-sela pengajarannya beliau mengajak umat islam untuk mempelajari ilmu -ilmu modern seperti ilmu pengetahuan alam , kimia, dan matematika yang pernah menjadi kebanggaan umat islam di masa lampau , namun karena tidak di pelajari lagi akhirnya menjadi tertinggal oleh umat lain. Beliau juga mengajak umat islam untuk menggalang persatuan . karena argumentasi-argumentasinya yang kuat banyak para pemikir islam saat itu tertarik dengan pemikirannya , seperti syeikh muhamad abduh, ahmad ‘arobi,Sa’d zaghlul , abdul nadzim dan lain-lain.madrosah darul ulum yang didirikan tahun 1871 M . merupakan langka untuk mereformasi al-Azhar dari luar. Dalam madrosah ini dipelajari bshasa perancis , matematika , kimia dan ilmu-ilmu pengetahuan umum, disamping ilmu-ilmu agama . murid-muridnya adalah pilihan dari al-Azhar , dan guru-gurunya dalam bidang agama dan bahasa arab juga dari ulama al-Azhar . namun usaha untuk mereformasi al-Azhar melalui darul ulum kandas, karena pada tahun 1945 M. Darul ulum digabungkan dengan universitas kairo.
Memang tidak muda mengadakan reformasi di al-Azhar . kita lihat ketika syekh muhamad abduh mengusulkan untuk memasukkan muqoddimah ibnu khaldundijadikan materi dalam al-Azhar, ditolak oleh syekh muhammad al-anbani, syekh al-azhar saat itu.usaha untuk memasukkan materi ilmu-ilmu pengetahuan umum di al-Azhar baru berhasil pada tahun 1895 M yang aslinya hanya mencakup 11 cabang ilmu menjadi 26, namun hanya meliputi beberapa cabang ilmu pengetahuan umum seperti al jabar , ilmu hitung , dasar –dasar tehnik dan beberapa cabang ilmu. Pada tahun 1930 M . dikeluarkan undang –undang dibentuknya tiga fakultas di al-azhar , yaitu fakultas ushuluddin , fakultas syariah, dan fakultas bahasa arab, belum menyakup fakultas- fakultas umum . dan pada tahun 1961 M, masa syekh mahmud syaltut menjabat syekh al-Azhar dikeluarkan undang – undang no. 103 tahun 1961 M yang menetapkan fakultas- fakultas cabang ilmu pengetahuan umum , seperti fakultas kedokteran , fakultas perdagangan , tehnik,pertanian farmasi dan lain-lain, tyang dapat kita saksikan hingga sekarang ini merupakan kemajuan yang patut kita sukuri.

Struktur badan –badan di al-Azhar
Berdasarkan undang-undang revolusi yang dikeluarkan tahun 1961 M. Institusi al-Azhar terdiri dari elemen –elemen sebagai berikut:
-syekh al-Azhar, al- imam al-akbarpimpinan tertinggi institusi al-Azhar, di angkat melelui ketetapan presiden dari salah satu anggota majma al- buhuhs al islamiyyah , atau orang yang memenuhi persaratan untuk menjadi anggotanya.
-wakil syekh al-Azhar , yang harus memenuhi sarat seperti yang disyaratkan bagi syekh al-Azhar
-diangkat juga kementrian al-Azhar
-di samping itu ditetapkan lima badan atau lembaga yang mengindukkepada al-Azhar, yaitu:
1. Al-Majlis A’la lil Azhar(majlis tinggi al-Azhar)
2. Majma’ Al- buhuts al-islamiyyah ( lembaga riset islam ), lembaga ini divisi riset
Dan penerbitan yang mengelolah majalah al-Azhar.
3. kantor kebudayaan dan al-buhuts al-islamiyyah ( kemudian di gabungkan ke
Dalam majma’ al-buhuts al-islamiyyah)
5. universitas al-Azhar
al-Ma’hadi al- azhariyyah

sekitar tentang universitas al-Azhar
seperti yang pernah kita singgung di depan pada tahun 1930 M.. universitas al-Azhar hanya memiliki tiga fakultas : ushuluddin , syari’ah , dan bahasa arab , namun semenjak tahun 1961 M.didirikanlah berbagai fakultas lain. Dan pada tahun ini pula mulai ada kuliah al-banat, fakultas-fakultas yang ada hingga sekarang adalah:

a. fakultas – fakultas putra ( yang ada di kairo)

fak. Ushuluddin
fakultas ini memiliki empat jurusan pada strata satu (s1) maupun dua (S2) yaitu: tafsir dan ‘ulumul qur’an dan hadist, aqidah dan falsafat, dan jur. Dakwah wa tsaqafah al –islamiyyah . pada masa kuliyahnya penjurusan dimulai sejak tahun ketiga.

Fak. Syari’ah wal qanun
Fakultas ini pada strata satu memilikidua jurusan, yaitu jurusan syari’ah islamiyyah dan syari’ah wal qanun . sedang pada strata dua memiliki enam jurusan , jurusan ushul fiqh, siyasah syar’iyah, fiqh muqoran, fiqh ‘am qanun ‘am , dan jur,qanun khas( jur. Qanun ‘am dan qanun khas baru ada pada tahun ajaran 200/2001 dan tahun ajaran 2005/2006 ditiadakan lagi)khusus untuk jurusan syari’al wal qanun pada strata satu mempunyai lima tingkat. Sedang seluruh jurusan fakultas di al-Azhar pada strata satu hanya empat tingkat, dan penjurusan pada S1 dimulai sejak tingkat pertama pada fakultas ini.

Fak. Bahasa arab
Ada empat jurusan pada fakultas ini pada S1: jur, umum ( syu’bah ‘amah), sejarah, peradaban , dan jurnalistik(shhafah wal i’lam). Penjurusan dimulai sejak tingkat pertama . sedang pada tingkat S2 jurusan yang ada adalah : al-balaghoh wa al-naqd, al-adab wa al- naqd, lughowiyat ( nahwu ,shorof,dsb) ushul al- lughah (ma’ajim , fiqh lughoh , qiraat, dsb)shahafah al i’lam, dan tarikh wal hadhoroh.

Fak. Dirosat islamiyyah wal ‘Arobiyyah
Dalam fakultas ini belum ada penjurusan kecuali setelah S2 , yaitu jur.syari’ah, ushuluddin dan lughah , dan dari setiap jurusan mempunyai bagian lagi.

Fak. Dakwah islamiyyah
Fakultas ini tidak memiliki jurusan-jurusan seperti fakultas-fakultas lainnya. Disamping fakultas – fakultas tadi ada fakultas-fakultas umum, seperti fakultas perdagangan (tijaroh), fak. Lughah wa al tarjamah, fak. Tarbiyyah, fak. Kedokteran , fak. Farmasi ,fak.thib al-asnan,fak. Tehnik,fak ilmu – ilmu eksakta ( ‘ulum),dan fak. Pertanian.

b. fakultas-fakultas untuk putri
fakultas yang ada di kairo untuk mahasiswi adalah:

fakultas dirosat islamiyyah wa ‘Arabiyyah
fakultas ini memiliki beberapa jurusan:
1. jurusan ushuluddin , yang terdiri dari tiga spesialis setelah tingkat tiga :tafsir dan ilmu-ilmu al-qur’an , hadistdan ilmu hadist,dan aqidah wa al falsafah.
2. jurusan syari’ah yang memberikan ijazah syari’ah islamiyyah
3. jurusan bahasa arab
4. jurusan syari’ah wal qanun
5. jurusan shafah wa al i’lam

sedang fakultas-fakultas umumnya adalah: fakultas dirasat insaniyyah, yang terdiri dari beberapa jurusan , fakultas perdagangan , fakultas kedokteran , fak.farmasi, fak, kedokteran gigi,dan fak. Ilmu-ilmu eksakta ( sains)

tempat- tempat bersejarah dan wisata (simbol kekayaan peradaban )
banyak sekali di mesir tempat-tempat bersejarah dan wisata , baikdi kairo maupun di luar kairo, peninggalan peradaban mesir kuno maupun mada masa islam . tempat-tempat bersejarah di kairo, misalnya : piramida dan spinx, masjid-masjid bersejarah seperti masjid ‘Amr bin ‘Ash, masjid al-Azhar, masjid husein, mesjid ahmad bin tholun, mesjid imam safi’i, benteng sholahuddin, musium mesir di daerahtahrir yang tersimpan di dalamnya mimi ramses dua dan berbagai peninggalan bersejarah, mesir kuno, musium seni islam, musium koptik, musium istana abidin dan masih banyak lagi. Sedang pusat perbelanjaan untuk para wisatawan di kairo adalah pasar khan khalili yang terletak dekat dengan masjid husein. Di samping itu pabrik kristal syubro merupakan tujuan bagi yang menyenangi perhiasan terbuat dari kristal asli, baik cincin, kalung dan lainnya dengan harga murah. Disamping kairo, masih banyak lagi kawasan-kawasan wisata dimesir, seperti di daerah iskandariyah , faiyum, port said, ismailiyyah, sinai, syarqiyyah, luxor dan aswan.

penutup
mesir boleh dikata sebagai gudang ilmu, jangan sampai kita seperti pepata mengatakan : ayam mati kelaparan di lumbung padi. Al-Azhar mempunyai risalah agar ulama’ dan santri-santrinya bisa menjadi penerang bagi masyarakatnya, seperti halnya lilin kita harus rela untuk lebur dan terbakar demi risalah al-qur’an untuk menerangi jalan manusia menuju surga, dan menunjukkan jalan orang-orang yang kebingungan untuk menuju jalan allah. Kalau ada yang belajar di al-Azhar hanya untuk memperoleh ijazah agar mendapat jabatan, sungguh tidak memahami risalah al-Azhar dan ia akan merugi sendiri , karena rasulullah bersabda” barang siapa hijrah denga tujuan untuk mencapai dunia atau mendapat perempuan yang bisa dinikahinya, maka hijrahnya hanya akan mendapat apa yang ia inginkan”. Tugas kita adalah tugas yang paling mulia, tugas yang di embanoleh para nabi dan rosulnya, yaitu berdakwah menyeruh manusia kejalan allah “ala bashiroh, meski menjadi guru, hakim, atau profesi lain.wama taufiqi illqh ‘alaihi tawakkaltu wailaihi unib(jamal).

referensi
-muhamad kamal Al sayid muhammad, Al-Azhar jami’an wa jami’ah au mishr fi Alfi’am , majma’ al buhuts al –islamyyah , kairo tahun 1406 H/ 1986 M.
-Dr. Yusuf Al Qordhowi, risalatu al-azhar baina al ams wa al ghad, maktabah wahba, kairo.
-Dr. Abdus shabur Asy syahin, islah bdus salam Ar Rifa’i , mishr fi Al islam al Qarn ql awwal, al haiah al mishriyah al ‘Amah li al kitab, mahrojan al qira’ah lil jami’ 2001, maktabatu al usroh kairo.
-Syahatah ‘Isa ibrohim, Al qahiroh, al haiah al mashriyyah al amah li al kitab , mahrojan al qiraah lil jami’ 2001, maktabatu al usrah, kairo.
-KMA,panduan kemesiran dan al –azhar, cet III Rabi’ul akhir 1424 H/ juni 2003, Kairo.
-jamaluddin achmad kholiq, mengenal lebih dekat institusi al-azhar, makalah dalam buku memoer aktivis panduan aktivitas pelajar dan mahasiswa indonesia di mesir, diterbitkan oleh DPP-PPMI priode 2002- 2003, cet.i 11maret 2003.
-dalil al thalib lil qabul bikuliyat jami’ati al azhar fil ‘am al jami’ I 1422 H /2001- 2002 M, mathba’ah jami’ah al azhar.

5 Comments »

  1. memang mesir gudang ilmu tapi kan cuma gudang aj apa gunanya yang penting sekarang tu gudang kekuasaan

    Comment by okta orlando — July 30, 2007 @ 4:57 am | Reply

  2. Assalamualaikum wr wb
    salam kenal…
    saya rian, satu dari mahasiswa yang akan berangkat ke mesir dalam waktu dkt ini,
    mohon informasi n bimbingannya
    apa saja yang mesti saya persiapkan k sana yah?
    dana, sandang, n hal2 terkit studi..
    n dimana saya bisa peroleh info ttg mesir n al azhar secara detil?
    trims
    wassalam

    Comment by riyan — September 22, 2007 @ 1:07 am | Reply

  3. assalamu’alaikum…
    langsung aja, setelah membaca tulisan ini, koq saya ga mendapati fakultas psikologi ya, padahal kabar2nya ada. kira2 masuk di fakultas apa ya?
    trimakasih atas infonya.
    wassalam…

    Comment by zakiyah — September 17, 2008 @ 4:33 am | Reply

  4. subhanalloh, jazakalloh akh. semoga ma’lumat ini dapat mensugesti para tholibul ‘ilmi untuk dapat studi kesana agar kita dapat membangun kembali kegemilangan peradaban Islam yang tlah hilang. bravo sobat

    Comment by rizaldy siregar — November 13, 2008 @ 1:27 pm | Reply

  5. ItalyIn Italy, the course of study leading to the laurea known as Dottore in farmacia lasts years and includes a guided professional apprenticeship in a pharmacy
    online pharmacy
    canadian pharmacy
    prescription drugs
    meds without prescription
    overnight meds

    Comment by keydayElola — December 21, 2008 @ 1:01 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: