BERFIKIR SEJENAK DEMI MASA DEPAN

March 24, 2007

ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Filed under: wacana — supraptoe @ 9:55 am

Pengantar

Berkat ilmu pengetahuan dan teknologi ,kini jarak tidak lagi menjadi masalah yang berarti dalam dimensi hidup manusia dunia menjadi kecil ,siapapun bisa saling bercerita panjang lebar dari dua sisi dunia yang berbeda semua pekerjaan rutin bisa di selesaikan dengan cepat ,tapi ternyata itu tak membuat manusia mengaku lebih bahagia .manusia menjadi miskin terhadap perasaan kemanusiaannya sendiri. Di manakah sumber masalahnya?manusianya?ipteknya?
Sains adalah sarana pemecahan masalah mendasar tiap peradaban a adalah ungkapan fisik dari world view di mana dia dilahirkan
Maka kita bisa memahami mengapa di jepang yang kabarnya sangat menghargai nilai waktu ,demikian pesat berkembang budaya “pachinko”an game .tentu di sebabkan mereka tak beriman akan kehidupan setelah mati dan tak mempunyai batasan tentang hiburan.
Kini umat islam hanya hanya sebagai konsumen sains yang ada sekarang ,kalaupu mereka ikut berperan didalamnya ,maka secara umu mereka tetap di bawah kendali pencetus sains tersebut .ilmuwan-iluwan muslim masi sulit menghasilkan teknologi-teknologi eksak apalagi non eksak untuk menopang kepentingan khusus umat islam .
Dunia islam mulai bangkit(kembali)memikirkan kedudukan sains dalam islam pada dekade 70-an pada tahun 1976 dilangsungkan seminar internasional pendidikan islam dijeddah.dan semakin ramai di seminarkan di tahun 80-an.

Empat pendekatan
secara umum di kenal 4 katagori pendekatan sains islam

1.I’jazul qur’an

i’jazul qur’an di pelopori maurice bucaille yang sempat heboh dengan bukunya”la bible,le coran et la science(edisi indonesia “bible,al qur’an dan ilmu pengetahuan)
pendekatannya adalah mencari kesesuaian penemuan ilmiah dengan ayat al-qur’an .hal inikemudian banyak mendapat kritikan lantaran penemuan ilmiah tidak dapat di jamin ,tidak akan mengalami perubahan di masa depan, menganggap al-qur’an sesuai dengan sesuatu yang berubah berarti menganggap al-qur’an juga bisa berubah.
Kalo kita mau berfikir,berangkat dari Sumber segala sumber ilmu, yakni sang Maha Ilmu.
Sang Maha Ilmu menyampaikan ilmunya melalui KALAM, dan muncul 2 jalan.

1. Kalamul Kitab, yakni melalui kitab-kitab yang kita sebut dengan kitab suci

2. Kalamaul Kaun, yakni melalui ilmu-ilmu pengetahuan umum yang bisa dipelajari
oleh siapapun juga tanpa memandang agama masing2.

Kalamul Kitab, atau Kitab suci, di sini (lepas dari masalah agama ini meyakini
yang itu, agama itu meyakini yang ini), mengajarkan kepada manusia tentang
ilmu-ilmu yang bersifat ritual, ibadah, pengabdian kepada Tuhannya melalui
berbagai cara dan sarana, dan biasanya juga mengajarkan tentang pokok-pokok
yang mesti dilakukan selama di dunia demi pengabdian kepada sang Maha.
Ilmu yang ada di Kitab sucipun seringkali membicarakan tentang sejarah manusia,
tentang keilmuan yang ada di alam juga, tetapi dengan sumber-sumber yang
terbatas sekali. Maka melalui kitab suci inilah yang kita sebut dengan istilah
ilmu2 agama. Dimana muncul dari dalam kitab suci ini istilah ilmu-ilmu lahir
dan ilmu-ilmu bathin.

Kalamul Kaun, atau ayat-ayat Tuhan yang ada di alam semesta ini, menghasilkan
ilmu-ilmu yang bersifat ilmu Alam dan bersifat ilmu Sosial. Meskipun secara
globalnya tetap memunculkan ilmu yang bersifat ilmiah, bisa dinalar dan ilmu
yang tidak bisa di nalar, atau ilmu methaphisic atau ilmu ghaib.
Ilmu-ilmu Alam menjadi berbagai macam bidang, seperti ilmu Fisika, dengan
derivatifnya teknik fisika, fisika murni, dll, seperti juga ilmu Kimia, dengan
derivatif ilmunya seperti Teknik Kimia, ilmu Biologi, ilmu rancang bangun, dan
masing-masing dari ilmu ini mengandung ilmu-ilmu lain yang lebih spesifik
seperti ada ilmu Arsitek, ilmu Desain Produk, dll.
Ilmu-ilmu Sosial menjadi berbagai bidang juga, seperti ilmu-ilmu sosial,
politik, sejarah, bahasa, ekonomi,dll
Dan masing-masing dari ilmu-ilmu tersebut, baik dari sisi kalamul kitab maupun
dari sisi kalamul kaun, menghasilkan spesialisasi dibidangnya masing-masing.
Baik dari sisi ilmu lahirnya, maupun dari sisi ilmu methaphisicnya atau dari
sisi ilmu ghaibnya..
Dan keseluruhan serta keutuhan ilmu-ilmu di atas itulah yang ada dan menjadi
keutuhan ilmu-ilmu yang kita miliki.
Tinggal mau kita pelajari semua ataukah tidak..
Selama ini yang dipelajari di sekolah hanyalah sedikit sekali tentang ilmu-ilmu
yang berasal dari kitab suci, dan sebagiannya besar adalah ilmu-ilmu yang
bersifat dari ilmu alam dengan meninggalkan ilmu-ilmu yang masuk kategori ilmu
non ilmiah.
Dalam istilah lain, ilmu-ilmu yang bisa diterima oleh ilmiah, itu dikatakan
ilmu barat dan ilmu-ilmu yang belum bisa disebut ilmiah, itu kadang disebut
dengan ilmu timur…
Perpaduan dan persatuan antara ilmu timur dan ilmu barat inilah satu waktu yang
akan kita alami dan umat manusia menjadi jaya pada saat tersebut.
Kalau di masa sekarang ini, masih tampak sekali dominasi ilmu barat atas ilmu
timur, meski secara bertahap sudah mulai muncul kesadaran dari orang-orang
barat untuk mulai mengadopsi ilmu timur yang menurut mereka diperlukan dewasa
ini seperti, ilmu tusuk jarum dari China, ilmu ramuan obat juga dari China,
ilmu jamu-jamuan dari Indonesia, ilmu hipnotis dulu dari daerah timur,
dll

2.islamization disciplines

Yakni membandingkan sains modern dan khazanah islam untuk kemudian melahirkan text-book orisinil dari ilmuan muslim ,penggagas utama adalah ismail raji al faruqi ,dalam bukunya yang terkenal ,”islamization of knwoledge” 1982
Ide al-faruqi ini mendapat dukungan yang besar sekali dan dialah yang mendorong pendirian “international institute of islamic though”di washington ,1981 yang merupakan lembaga yang aktif menggukirkan program seputar islamisasi pengetahuan .
Rencana islamisasi pengetahuan al faruqi bertujuan
1.penguasaan disiplin ilmu modern
2.penguasaan warisan islam
3.penentuan relevansi khusus islam bagi setiap bidang pengetahuan modern
4.pencarian cara-cara untuk menciptakan perpaduan kreatif antara warisan islam dan pengetahuan modern(melalui survey masalah umat islam dan umat manusia seluruhnya)
5.pengarahan pemikiran islam kejalan yang menuntunnya menuju pola illahiyah dari allah
6.realisasi praktis islamisasi pengetahuan melalui penulisan kembali disiplin ilmu modern ke dalam kerangka islam dan menyebarkan pengetahuan islam.

Ide persatuan dari ilmu timur dan ilmu barat ini bukanlah ide yang baru
sebenarnya sebab ide ini juga sudah dilontarkan oleh orang Jepang melalui
Komiknya yakni “Dragon Ball” dimana di situ, antara ilmu Timur dan Ilmu Barat
di pelajari secara luarbiasa. Teknologi permesinan dan dunia robot berkembang
demikian pesat, sementara keilmuan dari timur yang berupa silat, beladiri,
tenaga dalam dan power-power methaphisic juga berkembang demikian pesat. Dan di
situ ditunjukkan oleh penulisnya bahwa sehebat apapun perkembangan teknologi
dari dunia barat, tetap tidak akan mampu mengalahkan wujud power yang
dikembangkan dari dunia timur.
Kita punya contoh lain ketika gabungan dari ilmu barat dan ilmu timur itu
dimiliki oleh Ibnu Sina, tokoh kedokteran yang menyembuhkan si pasien dengan
memadukan antara ilmu Timur dan ilmu Barat
Mengingat keutuhan dari keilmuan yang ada itulah, maka REVOLUSI di dalam
PENDIDIKAN yang pertama adalah didalam masalah materi PENDIDIKAN yang
memberikan materi secara utuh, baik yang bersifat materi dari Barat, maupun
materi yang bersifat dari Timur. Disemua bidang materi yang diajarkan adalah
meliputi akan 2 hal itu, versi barat dan versi Timur, materi yang bersifat
lahir dan bersifat methaphisic,dll.

3.membangun sains pada pemerintahan islami

Ide ini terutama pada proses pemanfaatan sains “dalam lingkungan islam pastilah sains tunduk pada tujuan mulia”ilmuwan pakistan .Z.A hasymi memasukkan acdus salam dan habibie pada kelompok ini.secara tidak langsung manusia di beri kebebasan untuk berkreasi ,hanya saja harus seirama denga aturan-aturan tuhan .manusia dengan segala”perangkat”yang di beri tuhan mampu menciptakan hal-hal baru yangbisa membantu meringankan bebanya .sains yang didasari dengan kekuatan spiritual akan menghasilkan emosional yang positif dan akan melahirkan suatu perubahan yang menjanjikan dan bermanfaat bagi umat manusia dan sebaliknya.lihatlah barat berbagai penemuan telah mereka dapatkan kemajuan teknologi sekarang sedang berpihak pada barat tak heran jika di sana muncul berbagai disiplin ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang teknologi.kecanggihan teknologi yang mereka banggakan mampu membantu mereka untuk mewujudkan ambisinya,bahkan “kekuatan teknologi “mereka mampu memaksa dunia tunduk dibawah kakinya.hanya saja dalam perkembangan teknologonya tidak di sertai dengan motivasi spiritual sehingga menjadikan mereka sombong atas keberhasilannya dan pada akhirnya mereka akan hancur di telan sejarah.

4.Menggali epistimologi sains islam (murni)

Epistimologi sains islam murni digali dari pandangan dunia islam dan dari sinilah di bangun teknologi dan peradaban islam .di pelopori oleh ziauddin sardar dalam bukunya”islamic futures”:the shape of ideas to come.”(1985)edisi indonesia”masa depan islam”pustaka 1987
Sardar mengeritik ide al-faruqi dengan pemikiran:

1.karena sains dan teknologilah yang menjadi struktur sosial ,ekonomi,dan politik yang menguasahi dunia

2.tidak ada kegiatan manusia yang di bagi-bagi dalam kotak-kotak; psikologi,sosiologi dan ilmu politik

3.menerima bagian –bagian disipliner pengetahuan yang di lahirkan dari epistimologi barat berarti menganggap pandangan dunia islam lebih renda daripada dunia barat.

Sardar mengetahui dengan jelas bahwa ketika barat mengalami jaman kegelapan ,islam sudah berkembang pesat berbagai penemuan teknologi telah meraka hasilkan , meskipun dalam perjalanan sains islam kedepan tidak sesuai dengan yangdi harapkan sang penemu ,mestinya islam sudah mempunyai “embrio”sains untuk di kembangkan agar tidak “mati” ,tapi kenyataan tidak sesuai dengan yang diharapkan mereka terlena dengan keberhasilan pada pendahulunya sehingga terjadi “kemandekan”yang berdampak pada kemunduran islam.

Sepuluh konsep sains islam

Penemuan kembali sifat dan gaya sains islam di zaman sekarang merupakan salah satu tantangan paling menarik dan penting.karena kemunculan peradaban muslim yang mandiri di masa akan datang tergantung pada cara masyarakat muslin masa kini menangani hal ini.dari sini kita sebagai muslim yang hidup di masa kinimempunyai beban moral untuk berbuat dan berusaha demi mewujudkan masa depan islam yang lebih cerah.
Dalam seminar tentang “pengetahuan dan nilai-nilainya”di stocholm,1981.dengan bantuan international federation of institut edvance study(IFIAS) di kemukakan 10 konsep islam yangdi harapkan dapat di pakai dalam meneliti sains modern dalam rangka membentuk cita-cita muslim.

Kesepuluh konsep ini adalah:

Paradigma dasar

1.tauhid, mengakui hanya ada satu tuhan dan kebenaran itu dari-NYA
2.khilafah-kami berada di bumi sebagai wakil allah, segalanya sesuai dengan keinginan-NYA
3.ibadah (pemujaan)keseluruan hidup manusia harus selaras dengan ridho allah,tidak serupa kaum syu’aib yang memelopori akar sekuler”apa hubungan sholat dan berat timbangan (dalam dagang)

Sarana

4.’ilmu,tidak menghentikan pencarian ilmu untuk hal-hal yang bersifat material ,tapi juga metafisme,semisal diuraikan yusuf qordhowi dalam “sunnah dan ilmu pengetahuan ”

Penuntun

5.halal(diizinkan)
6.’adl (keadialan) semua sans bisa berpijak pada nilai ini ;janganlah kebencian kamu terhadap suatu kaum membuat kamu berlaku tidak adil(Q.S Al maidah)
Keadilan yang menebarkan rahmatan lil’alamin,termasuk pada hewan ,misalnya menajamkan pisau sembelihan
7.istishlah(kepentingan umum)

Pembatas

8.haram(di larang)
9.zulm(melampui batas)
10.dziya'(pemborosan)jangan boros ,meskipun berwudhu dengan air laut

Tatanan praktis

dalam membangun dan mengejar perbaikan iptek dunia islam ,sardar mengajukan 2 pemikiran dasar:

1.menganalisi kebutuan sosial masyarakat muslim sendiri dan dari sinilah dirancang teknologi yang sesuai.

2.teknologi ini di kembangkan dalam kerangka pandangan dunia islam.
Kenyataannya ,sangat tidak mudah bekerja diluar paradigma yang dominan ,lantaran kita masih terikat dan di dekte dengan disiplin-disiplin ilmu yang di cetuskan dari,oleh dan untuk barat.

Namun paling tidak ada dua agenda praktis yang dapat di jadiukan landasan ; jangka pendek yaitu membekali ilmuwan islam dengan syakhshiyah islamiyah dan jangka panjangnya yaitu perumusan kurikulum pendidikan islam yang holistik.
Program perumusan kurikulum pendidikan islam ini sudah mulai terlihat bentuknya dengan lahirnya banyak sekolahan islam ,secara umum garis besarnya berlandaskan ; SD,habitual;SMP,habitual dan konsep;SMA;habitual dengan konsep dan ideologi, diharapkan anak-anak yang di didik disini pada saat memasuki universitas ,sudah siap bertarung secara ideologi.waallahu a’lam

1 Comment »

  1. apakah memungkinkan?
    mudah2an bisa…🙂

    Comment by oRiDo — April 30, 2008 @ 1:05 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: