BERFIKIR SEJENAK DEMI MASA DEPAN

March 24, 2007

…. Amerika terlalu berlebihan….

Filed under: hiwar — supraptoe @ 9:18 am

Musthafa Dasuki

Menurut Anda apa maksud di balik agresi AS dan Israel terhadap Irak, Afghanistan, dan Libanon?

Setelah Uni Soviet tumbang, secara otomatis Amerika menjadi negara Super power. Negara ini berusaha menyebarkan ajaran-ajaran Kristen Zionis yang lebih terfokus pada ajaran-ajaran Yahudi daripada pada ajaran-ajaran Katolik dan Ortodoks. Mereka meyakini bahwa Isa al-Masih akan kembali ke Palestina atau Israel. Di samping itu, kita juga akan menemukan suatu kelompok bernama al-Madlmûn. Kelompok ini berpartisipasi besar terhadap gerakan-gerakan Yahudi dalam rangka mewujudkan negara Israel di dunia entah bermaksud mengkristenkan Yahudi itu sendiri atau membantainya hingga saat turunnya Isa al-Masih ke dunia. Apabila masa itu telah tiba -turunya Isa al-Masih ke Israel, tercapailah keinginan mereka untuk mengkristenkan seluruh kaum Zionis Yahudi. Salah satu aspek yang menjadi sasaran empuk mereka adalah aspek aqidah. Teori perekonomian mereka telah berhasil menjadikan para ilmuwan Yahudi fanatik pada kebebasan ekonomi dan tentu saja mengelu-elukan aspek material.

Lalu apa motif AS dengan invansinya, menguasai dunia atau hanya iseng politik?

Uni Soviet dan Amerika sebelumnya merupakan dua negara Super power, satu dengan lainnya selalu mengagungkan ke-superioritasan masing-masing dan klimaknya menyulut peperangan di antara mereka. Hasil dari perselisihan tersebut Amerika keluar sebagai pemenang. Jika kemudian AS mengklaim dirinya sebagai satu-satunya negara Super power pasca runtuhnya Soviet saya kira logis saja. Tetapi title ini kemudian digunakan Amerika secara semena-mena, hasratnya menguasai dunia semakin lepas kontrol. Kesenangan Amerika ini sebenarnya masih belum perfec jika komunitas Islam masih bebas berkeliaran. Islam bagi AS diyakini lebih membahayakan aksistensinya dalam menentukan hegemoni dunia. Dan AS sadar betul jika Islam memang musuh terkuatnya.. Negara-negara Islam di Timur Tengah misalnya, saat ini telah menjadi sasaran empuk program licik AS-Israel. Timur Tengah yang dikenal kaya akan minyak bumi memungkinkan mereka menguasai perekonomian dunia. Tidak itu saja, kekuatan Islam di Timur Tengah mampu mewarnai corak peradaban religius negara-negara Islam di dunia. Sebut saja Mesir yang memiliki al-Azhar sebagai kekayaan emasnya mampu melahirkan ulama-ulama Islam yang tangguh dan konsisten dalam menjalankan amanat kehidupan sebagai khalifah fi al-ardl. Sudah barang tentu komponen utama kekuatan Islam ini menjadi salah satu pemicu penggerak bagi mereka (AS wa ashhâbuhu) men-diskreditkan Islam membangun stereotif buruk terhadapnya (Islam) bahkan mungkin membumi hanguskan seluruh dunia Islam.

Setelah Israel mundur dari Libanon, apakah AS masih punya nyali menyerang Iran?

Amerika ketika di hujat keadaanya sama seperti kita sewaktu di rendahkan orang lain, mereka pun akan membela mati-matian argumennya; apalagi kalau diketahui ada negara yang berani beradu kekuatan dalam bidang teknologi atau sejenisnya AS tentu tak mau tinggal diam, Wong yang eksperimen ilmiahnya transfaran aja dia merasa gerah koq! Sikap iri AS ini bisa kita lihat pada kasus Iran dengan program nuklirnya. Manuver politiknya kan macem-macem karena ancaman komunis lah, teroris lah, berakibat pada peperangan lah dan asumsi lain yang di buat-buat. Padahal intinya AS Cuma iri, mereka kelabakan kalau sudah ada yang menyaingi. Dan cara membasmi “kanker narsisme” ini –yang bertaun-taun menghinggapi AS- tergantung pada sejauh mana dunia Islam mampu melakukan resistensi terhadapnya.

Usaha dunia Islam mem-block intervensi AS-Israel ini?

Umat Islam dari berbagai belahan dunia terikat dalam satu ikatan aqidah Islam. Maka seyogyanya kita tetap mempertahankan alat pemersatu kita ini. Hal ini akan semakin bagus apabila kita tidak hanya mempertahankan integritas kita, tetapi juga menambah erat persaudaraan kita sebagai umat Islam dan dibarengi dengan pembinaan kualitas umat Islam dari berbagai aspek kehidupan. [Viz]

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: